Semua Orang Pasti Menginginkan Hidup Bahagia

Semua orang pasti menginginkan hidup bahagia.

Semua orang pasti menginginkan hidup bahagia. Orang yang bahagia lebih kreatif dan tidak mengancam bagi lingkungannya. Mereka lebih senang memberi, bukannya meminta dan menerima. Masyarakat pasti akan senang jika para pemimpinnya kaya harta dan kaya hati. Lebih ikhlas mencintai dan melayani masyarakat lingkungannya. Bukannya lebih banyak meminta, tetapi lebih suka memberi. Bukannya menindas, tetapi menolong dan menyelamatkan. Insyaallah kebahagiaan akan dirasakan setiap orang.
Semua orang pasti menginginkan hidup bahagia.
Orang yang bahagia lebih kreatif dan tidak mengancam bagi lingkungannya.
Mereka lebih senang memberi, bukannya meminta dan menerima.
Masyarakat pasti akan senang jika para pemimpinnya kaya harta dan kaya hati.
Lebih ikhlas mencintai dan melayani masyarakat lingkungannya.
Bukannya lebih banyak meminta, tetapi lebih suka memberi.
Bukannya menindas, tetapi menolong dan menyelamatkan.
Insyaallah kebahagiaan akan dirasakan setiap orang.

Orang yang bahagia lebih kreatif dan tidak mengancam bagi lingkungannya.
Mereka lebih senang memberi, bukannya meminta dan menerima.
Masyarakat pasti akan senang jika para pemimpinnya kaya harta dan kaya hati.
Lebih ikhlas mencintai dan melayani masyarakat lingkungannya.
Bukannya lebih banyak meminta, tetapi lebih suka memberi.
Bukannya menindas, tetapi menolong dan menyelamatkan.
Insyaallah kebahagiaan akan dirasakan setiap orang.

Iklan

Beruntung Orang Yang Shabar

Tegar hadapi ujian, beruntung orang sabar, upaya meraih keberuntungan.
1.      Bersabar dalam menghadapi musibah.
2.      Bersyukur ketika mendapatkan kelapangan.
3.      Ridha dengan takdir yang diterima walau terasa pahit.
4.      Selalu berdzikir mengingati Allah Subhanahu wa Ta’ala,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَاب
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10).

Al Auza’i mengatakan bahwa ganjaran sabar tidak bisa ditakar dan ditimbang. Ibnu Juraij mengatakan bahwa pahala bagi orang yang bersabar tidak bisa dihitung sama sekali, akan tetapi ia akan diberi tambahan dari itu. Maksudnya, pahala mereka tak terhingga. As Sudi mengatakan bahwa balasan bagi orang yang bersabar adalah surga. [1]

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ
“Sesungguhnya ujian yang berat akan mendapatkan pahala (balasan) yang besar pula. Sesungguhnya Allah jika ia mencintai suatu kaum, pasti Allah akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho, maka Allah pun ridho padanya. Barangsiapa yang murka, maka Allah pun murka padanya.” (HR. Tirmidzi no. 2396, hasan shahih)

Sabar tidak ada batasnya. Imbalan kesabaran mencari ridha Allah adalah surga.

Firman Allah : Artinya “Keselamatan atasmu berkat kesabaranmu, maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu (yaitu surga)” (QS. ar-Ra’du: 24)

Indahnya menjadi seorang mukmin yang bersabar.

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit (yang terus menimpa), kekhawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya.”. (HR. Bukhari no. 5641).

[1] Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 7/89, Dar Thoyibah, cetakan kedua, tahun 1420 H