REBUT PELUANG AMAL DALAM RAMADHAN

Surau Singgalang

Masoed Abidin

 

Adalah hal paling disenangi jika kita berkenan menyediakan makan-minum untuk orang yang berbuka puasa dalam Ramadhan ini. Pahalanya sebesar pahala puasa orang yang diberi perbukaan itu. Selain itu sukalah iktikaf di rumah Allah atau masjid sebanyak mungkin dengan melakukan shalat, tilawah al Quran, menghadiri majlis ilmu, dan basahi lidah untuk banyak zikir, tasbih, tilawah, istighfar, dan melakukan ibadat ‘mubah’ (adat) dengan niat ‘ibadat’ dengan niat mencari redha Allah semata.

Lakukanlah muhasabah terhadap segala urusan, seperti : memelihara solat berjamaah, membayar zakat, hubungan silaturrahim, berbakti kepada kedua ibu-bapa, memberi perhatian terhadap jiran tetangga, memaafkan orang yang ada perselisihan dengan kita,  menghindarkan diri dari perbuatan mubadzir,  mendidik orang yang berada di bawah tanggungan jawab kita, mengambil perhatian sungguh sungguh terhadap kehidupan sesama muslim, tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan diri sendiri, tumbuhkan kerinduan terhadap nasihat dan tunjuk ajar ke arah kebaikan, menjauhi sifat ria, mencintai saudara atau teman sejawat sepertimana sikap mencintai terhadap diri sendiri, menjauhi ghibah (gunjing), memperbanyak tilawah Al-Quran, merenungkan maknanya, dan khusyuk semasa mendengarkan Kalamullah.

Jangan lupa lengkapi puasa dengan berdoa disaat berbuka puasa setiap harinya sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW dengan membaca doa “Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah = ‘Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah’. Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Daud (2357), Ad Daruquthni (2/401), dan dihasankan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/232 dan Al Albani di Shahih Sunan Abi Daud.

Dalam Ramadhan yang berkah ini, kita perlu mengajak umat berdoa dalam qunut-qunut witir untuk saudara-saudara kita di berbagai Negara yg sedang dizhalimi. Namun, tidak mungkin mengajak berdoa dan qunut kalau umat belum tahu kenapa qunut itu. Mestinya ada upaya mencerdaskan umat dengan kondisi umat Islam di Palestina, Suriah, dan juga Mesir. 

 

Ramadhan itu bulan ibadah dan amal shaleh. Bukan amal shaleh yg terpaku dgn amaliah fardiyah belaka. Bukan sekedar fiqh shiyam, shadaqah, qiyamullail, dan sejenisnya.

Hindari terlalu banyak berbicara melainkan jika memang perlu dan yakin bahwa berbicara tersebut akan menaikkan martabat dan manfaat kepada orang lain serta berupaya menjauhi semua yang menghalangi hati dekat dengan Allah swt. Ingatlah akan sabda Rasul SAW bahwa ucapan bohong menghapuskan pahala puasa sebagaimana disebutkan dalam hadits, Orang yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan (tetap) mengamalkannya, serta mengganggu orang lain (jahil), maka Allah tidak butuh terhadap puasanya.” (HR. Bukhari, no.6057).

Gambar

Cobalah semai kebaikan pada bulan mulia ini dengan menyebarkan pandangan yang bernas. Marilah kita saling mendoakan. Sesungguhnya ‘kejayaan’ dan ‘keberhasilan’ dalam hidup kita berada di tangan kita sendiri.

Moga kita dapati kasih sayang Allah dengan mengoptimalkan ibadah shaum Ramadhan dan banyak bergaul dengan golongan yang mencintai Allah agar kita mendapatkan pula kecintaan dari Allah Azza wa Jalla sebagaimana disabdakan Sabda Rasulullah SAW, “Apabila Allah mencintai si hamba, Allah berfirman menyeru Jibril, ‘Wahai Jibril Aku telah mencintai si polan, maka kamu hendaklah mencintainya’. Lantas Jibril berseru di langit ‘Sesungguhnya Allah mencintai si polan, oleh itu kamu hendaklah mencintainya.’ Jika si hamba telah dicintai penghuni langit, penduduk bumi pun akan turut mencintainya.” (HR Imam Ahmad).

Wassalamu’alaiykum.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s