Memanfaatkan Ramadhan Dengan Optimal

Surau Singgalang

 

Alhamdulillah, dalam upaya mendorong umat Islam untuk meraih keampunan Allah pada bulan Ramadhan Mubarak, kita temui pesan Rasulullah SAW  yang bermaksud ;  “Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan dasar iman dan ihtisab, niscaya diampunkan dosa-dosanya terdahulu.”  

Ada beberapa kaedah yang dapat memandu kita ke arah pencapaian derajat Muttaqin dengan kehatihatian menjaga ibadah puasa Ramadhan ini. Hendaklah selalu bergiat dengan amalan yang baik agar bulan Ramadhan Mubarak ini dapat memberi peluang emas dalam melakukan muhasabah  atau penilaian terhadap nilai amalan  ibadat selama ini.

Melalui ibadah (ta’mir) Ramadhan dapat menyimak dan meluruskan perjalanan kehidupan kita semua. Hendaklah mengambil iktibar (pelajaran) bahwa peredaran waktu dan perputaran jarum jam mengingatkan kita bahwa usia ini semakin berkurang. Dalam hitungan umur bertambah, tetapi kenyataannya jatah hidup di dunia ini makin pendek.

Manfaatkan masa beristighfar di dalam bulan Ramadhan Mubarak ini. Selain dari pada itu, hendaklah di bulan Ramadhan tekun menunaikan sholat fardhu dan sholat Tarawih dengan berjamaah, meramaikan masjid dimanapun kita berada. Rasulullah SAW telah bersabda bahwa ..Sesiapa saja  sholat (berjamaah) bersama imam (lalu ditunggunya) sehingga imam beredar (beringsut dari tempat duduknya), niscaya akan ditulis baginya ganjaran beribadat satu malam”.

Biasakanlah lidah untuk berzikir terus menerus, dan jangan tergolong ke dalam kategori orang-orang yang hanya berdzikir sedikit saja. Bulan Ramadhan adalah bulan ibadat dan beramal, bukan bulan untuk tidur dan bermalas-malasan. 

Semasa kita merasakan “lapar” karena “menahan” dalam melaksanakan ibadah puasa, ingatlah selalu bahwa kita adalah makhluk yang lemah. Kita tidak akan mendapatkan berbagai makanan dan minuman serta nikmat sekarang ini, apabila bukan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memberikannya.

Bergiatlah agar tetap memberi makanan untuk orang yang berbuka puasa, keuntungannya amat besar di sisi Allah Azza wa Jalla.

Bentuklah diri menjadi hamba Allah yang bersyukur. Janganlah sekali-kali berbuka di siang hari tanpa uzur syar’i.

Barang siapa berbuka pada suatu hari di siang hari di bulan mulia ini, ia tidak akan dapat mengganti (mengqadha)nya dengan puasa walau satu tahun.

Rebutlah peluang pada bulan Ramadhan ini untuk menjauhi buat selama-lamanya segala sesuatu yang tidak bermanfaat. Jauhilah segala yang dapat mendatangkan mudharat.   

Ketahuilah bahwa bulan Ramadhan Mubarak ini adalah tetamu yang hanya datang sekejap saja. Maka layanilah ia dengan baik. Ingatlah bahwa sebentar lagi Ramadhan ini akan segera pergi bila Syawal telah menjelang. Akan susah mendatanginya lagi jika dia telah menghilang.

Gambar

Manfaatkan waktu Ramadhan semasa masih bersama kita. Ketahuilah bahwa amal ibadat itu adalah satu amanah. Hisab dan koreksilah diri, apakah sudah melakukan amal ibadah seperti yang dituntut atau dikehendaki oleh Allah dan Rasul Nya. Ketahuilah bahwa Allah SWT bersifat Maha Pemurah dan Maha Penyayang.  Allah menerima taubat daripada orang-orang yang bertaubat. Dan Allah juga bersifat Maha  dahsyat siksaanNya.

Ketahuilah pula bahwa Allah adakalanya menangguhkan siksaanNya, tapi ketahuilah bahwa Allah itu samasekali tidak pernah lengah dan lalai. Besegeralah memohon kemaafan dari pihak yang pernah terzalimi sebelum ia sempat merebut dan merampas pahala amal soleh yang kita lakukan. Tanamkanlah azam (keteguhan hati) untuk tidak kembali malakukan maksiat. Hindarilah bergaul dengan teman-teman jahat. Giatlah bergaul dengan golongan solihin dan orang-orang yang baik. ****

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s