Marhaban Ramadhan Mubarak

Surau Singgalang

Oleh Mas’oed Abidin

 

Dari menyimak nas mengenai Ramadhan dan ulasan para ulama ternyata ‘Bulan Ramadhan Mubarak’ memiliki nama dan julukan agar ‘manusia mukmin’ dapat meningkatkan kualiti iman dan kecintaannya kepada Allah swt. Diantara julukan itu adalah sebagai Madrasah atau tempat membaharui iman. Tempat mengisi kekuatan jiwa, roh dan akhlak. Bulan pembersih dari dosa dan noda. Bulan tempat berlomba mengerjakan kebajikan. Pemberi syafaat. Tempat melatih muraqabatullah mendekat kepada Allah. Tempat melatih dan mendidik nafsu. Menanam sifat kasih sayang kepada fakir miskin. Tempat melatih akal dan jiwa. Madrasah mendidik akhlak. Bulan merdeka dan bebas dari kekuasaan nafsu dan syaitan. Bulan Al-Quran. Memelihara kesehatan jasmani. Pahala dilipat gandakan. Rezeki mukmin ditambah. Pintu syurga dibuka, pintu neraka ditutup, syaitan dibelenggu. Bulan mengenali jiwa yang celaka dan bahagia. Serta pembebas dari azab neraka.

Masukilah Ramadhan dengan doa memotivasi diri. “Ya Allah kami telah di naungi bulan Ramadhan, bulan Ramadhan telahpun tiba. Maka serahkanlah ia bagi kami, dan serahkanlah kami baginya. Dan kurniakanlah kami dalam bulan ini kesungguhan, kerajinan dan motivasi yang tinggi. Lindungilah kami dalam bulan ini daripada berbagai cabaran dan fitnah.”

Jadikanlah Ramadhan menjadi bulan mendidik diri menyintai Allah.

 

Ingatlah ada 10 FAKTOR PENYEBAB HAMBA DICINTAI ALLAH, yakni 1. Tilawah al-Quran dengan merenung dan memahami maksud tujuannya.  2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadat sunat setelah menunaikan ibadah fardhu. 3. Zikrullah setiap ketika, dengan lidah, dengan hati, dengan amalan dan sifat perilaku. 4. Mengutamakan perkara yang dicintai Allah di saat pengaruh nafsu semakin kuat. 5. Hati atau qalbu mengamati (mushahadah) asma-asma Allah dan memahami asma tersebut dengan kebaikan, ihsan, serta pelbagai nikmat-nikmat Allah yang zahir dan yang batin. 6. Kecintaan dan takutnya hati secara menyeluruh dihadapan Allah swt. 7. Mengasingkan diri (berkhalwat) bersama Allah di waktu sahur, dengan maksud munajat, tilawah Kalamullah, wukuf dengan hati nurani, beradab sopan dengan adab-adab ‘ubudiah di hadapan Allah kemudian mengakhiri dengan istighfar dan taubat. 8. Memperbanyak bergaul dengan golongan yang menyintai Allah serta memetik kata-kata hikmah mereka sepertimana kita memetik buah-buahan yang lezat. 9. Membatasi diri dari banyak berbicara sehingga yakin bahwa berbicara itu akan menaikkan martabat dan mendatangkan kemanfaatan kepada orang lain. 10. Menjauhi semua penyebab yang menghalangi hati anda dengan Allah swt.

Ingatlah Sabda Rasulullah SAW, “Apabila Allah menyintai si hamba, Allah berfirman menyeru Jibril, ‘Wahai Jibril Aku telah menyintai si polan, maka kamu hendaklah menyintainya’. Lantas Jibril berseru di langit ‘Sesungguhnya Allah menyintai si polan, maka hendaklah kamu menyintainya.’ Jika si hamba telah dicintai penghuni langit, penduduk bumi pun akan turut menyintainya.” (HR Imam Ahmad).

Mesti pula dingat 10 FAKTOR PEMISAH ANTARA SI HAMBA DENGAN ALLAH SWT. 1. Akidah kepercayaan yang rusak. 2 Syirik terhadap Allah. 3 Tutur kata yang bid’ah atau mengada ada. 4 Amalan perbuatan yang bid’ah. 5 Dosa-dosa besar yang tersembunyi. 6 Dosa-dosa besar yang terang dan nyata. 7 Melakukan dosa kecil secara berketerusan. 8 Berlebih-lebihan dalam perkara mubah (harus). 9 Merasa angkuh atau sombong dengan keilmuannya. 10 Lengah dan lalai serta ‘panjang angan-angan’.

Moga Ramadhan yang telah kita masuki ini menambah bekal iman. Marhaban bil-muthahhir. Selamat Datang Ramadhan Pembersih. ***

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s