“BALIMAU” nan SABANA BALIMAU .. adalah “Saling Memaafkan sesama”

Persiapkan diri untuk Beribadah dalam Ramadhan …

Masukilah Ramadhan dengan kebersihan hati, niat yang ikhlas mencari redha Allah semata ..  Semoga Ramadhan kini membawa berkah…  Amin.

Hendaklah di bulan Ramadhan tekun menunaikan sholat fardhu dan sholat Tarawih dengan berjamaah,  meramaikan masjid dimanapun kita berada.

Rasulullah SAW telah bersabda bahwa ..  “Sesiapa saja sholat (berjamaah) bersama imam  (lalu ditunggunya) sehingga imam beredar  (beringsut dari tempat duduknya),  niscaya akan ditulis baginya  ganjaran beribadat satu malam”.

Biasakanlah lidah untuk berzikir  secara terus menerus, dan janganlah tergolong ke dalam  kategori orang-orang yang tidak mau berzikir  atau hanya berdzikir sedikit saja. Firman Allah mengingatkan kita semua yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al Ahzaab :41) · Juga Sabda Rasulullah  dari  Abu Hurairoh, beliau Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam berkata : “ Al Mufarridun telah mendahului ” mereka bertanya:  ‘Siapakah Al Mufarridun wahai Rasululloh?’   Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam menjawab: “ Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir ”   [Hadits riwayat Muslim dalam shohihnya, kitab Ad Du’a wa Dzikir wa Taubah wal Istighfar, bab Al Hats Ala Dzikr, no. 2676].

Bulan Ramadhan adalah bulan ibadat  dan bulan beramal,  bukan bulan untuk tidur  dan bermalas-malasan. Ramadhan adalah bulan keampunan. Maka upaya mendapatkan keampunan Allah itu antara lain telah diberikan panduannya di dalam Al Quranul Karim yang artinya: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar (shiddiq), laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah (mutashaddiqiin), laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah (berdzikir kepada Allah dengan banyak), Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al Ahzaab. :35)

Satu kali, semasa Rasulullah sedang berkhutbah,  Jibril datang kepada beliau sambil berdoa .. Do’a Malaikat Jibril menjelang Ramadhan tersebut  yang di aminkan oleh Rasulullah  Shallalahu’alaihi wa sallam  berisikan ; “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad,  apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan  dia tidak melakukan (tidak memohon) maaf  terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya  (jika masih ada) ..  Amin kata Rasulullah …

“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan  dia tidak berma’afan terlebih dahulu  antara suami istri “ ..  Amin .. jawab Nabi Muhammad SAW,

 “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad,  apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan  dia tidak bermaafan terlebih dahulu  dengan orang-orang di sekitarnya” ..  Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin ..

Para sahabat bertanya,  Ya Rasulullah kenapa engkau menyebut Amin  dalam khotbah engkau tadi ???

Rasul menjawab,  bahwa Jibril berdoa dan aku mengaminkan  yang di doakannya seperti tadi itu ” …

Maka bermaafanlah satu sama lain  sebelum memasuki Ramadhan, dan inilah arti “balimau” yang sebenarnya,  bukan hanya pergi mandi mandi ke tepi laut,  ke tepi danau, ke tepi tasik,  ke dalam Lubuk dan tepi Sungai,  sehingga kadang kala bukannya balimau yang di dapat  tetapi malah “balunau” jadinya ..

Moga terhindar kita semua  dari do’a Jibril tersebut ..  Amin Ya Mujib as Sailina ..

Selain dari itu,  semasa kita merasakan “lapar”  karena “menahan” atau  i m s a k   dalam melaksanakan ibadah puasa,  maka ingatlah selalu  bahwa kita adalah makhluk yang lemah.

Kita tidak akan mendapatkan  berbagai makanan dan minuman serta nikmat yang ada di tangan kita sekarang ini,  apabila bukan Allah Subhanahu wa Ta’ala  yang memberikannya.

Bergiatlah selalu agar kita tetap dapat memberi makanan untuk orang  yang berbuka puasa,  karena keuntungannya amat besar dari sisi Allah Azza wa Jalla.

Maka bentuklah diri menjadi hamba Allah yang bersyukur. Keluarkan infaq dan zakat dengan teratur.

Ramadhan mestinya kita jadikan  bulan latihan rohani dan jasmani melaksanakan kehidupan beradat  sesuai tuntunan Kitabullah  dan Sunnah Rasulullah …  Jauhilah sifat “mubazir”  dalam perbelanjaan, dalam makan-minum,  dan lain-lain di dalam bulan Ramadhan ini.

Perbuatan mubazir adalah  satu perbuatan yang amat dibenci oleh Allah karena mubazir itu perbuatan syaithan.   Perilaku mubazir akan mengurangkan amalan sedekah.  Padahal amalan sedekah akan mendapat ganjaran pahala yang besar dari sisi Allah Azza wa Jalla, serta akan membuka berpuluh puluh  pintu kebaikan dan rezeki.

Jangan berlebih-lebihan  dalam hal menyediakan  berbagai jenis makanan berbuka (dan sahur),  hal ini akan membuat ahli keluarga sibuk,  lantas mereka akan kehilangan peluang di siang  (dan malam) hari memperbanyak tilawah Al-Quran,  agar masa keemasan dalam Ramadhan tersebut  tidak hilang lenyap sedemikian rupa  tanpa bekas dalam jiwa  dan pembinaan karakter shaum Ramadhan ini.

Pelunturan kadar ummat Islam  lebih banyak disebabkan berjangkitnya wabah “kemelaratan” karena boros  dan “kebodohan” karena mubadzir dalam semua sisi kehidupan  pada sebahagian besar ummat ini.  Walaupun sebenarnya sinyal Al Quran telah menyebutkan bahwa posisi ummat itu  berada pada papan atas, sesuai Firman Allah ;  “Kuntum khaira ummatin ukhrijat linnasi, ta’muruuna bil ma’rufi wa tanhawna ‘anil munkari,  wa tu’minuuna billahi”,  artinya sebenarnya kamu adalah ummat terbaik  yang di tampilkan di tengah kehidupan manusia,  karena kamu senantiasa mengajak kepada yang ma’ruf  dan menegah dari yang munkar,  serta beriman kepada Allah.

 Moga Ramadhan kita kali ini  lebih berkualitas  dari Ramadhan sebelumnya ..  Amin .. 

Mohon Maaf lahir bathin ..  Wassalam dari kami semua ..

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّآئِمِينَ وَالصَّآئِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أّعَدَّ اللهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar (shiddiq), laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah (mutashaddiqiin), laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah (berdzikir kepada Allah dengan banyak), Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al Ahzaab. :35)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسِيرُ فِي طَرِيقِ مَكَّةَ فَمَرَّ عَلَى جَبَلٍ يُقَالُ لَهُ جُمْدَانُ فَقَالَ سِيرُوا هَذَا جُمْدَانُ سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ قَالُوا وَمَا الْمُفَرِّدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ

Artinya: “Dari Abu Hurairoh, beliau Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam berkata : “ Al Mufarridun telah mendahului ” mereka bertanya:  ‘Siapakah Al Mufarridun wahai Rasululloh?’

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam menjawab: “ Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir ”

[Hadits riwayat Muslim dalam shohihnya, kitab Ad Du’a wa Dzikir wa Taubah wal Istighfar, bab Al Hats Ala Dzikr, no. 2676].

يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اذْكُرُوا اللهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al Ahzaab :41) · ·

    • Remialis JimyTks atas nasehatnya Buya

      about an hour ago · Like
    • Anggun Gunawantarimo kasi atas kirimannyo artikelnyo buya…..:)

      33 minutes ago · Like
    • Idris TaluMasukan yang amat bermakna dalam menempuh Ramadhan al Mubarak.

      17 minutes ago · Like

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s