INGIN TAUBAT JANGAN DITUNDA-TUNDA … SEGERAKAN BERSIH DIRI LAHIR BATHIN .. !!!

Renungan “Menjelang Dhuha” ……

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ
وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ
يَوْمَ لا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ
وَالَّذِينَ ءَامَنُوا مَعَهُ
نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ
يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“ Hai orang-orang yang beriman,
bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya,
mudah-mudahan Rabb kalian akan menghapus kesalahan-kesalahan kalian,
dan memasukkan kalian ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,
pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi
dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia;
sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka,
sambil mereka mengatakan, “ Wahai Rabb kami,
sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami,
sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. ”
(Q.S. At Thahrim :

Setiap orang mukmin sangat memerlukan dua perkara,
yaitu pengampunan dosa
dan penghapusan kesalahan.
Kenyataannya,
tidak seorangpun yang terlepas dari dosa dan kesalahan.

Abu Tamam mengisyaratkan sebuah hadits Rasulullah SAW
yang bersumber dari Anas bin Malik r.a:

“Setiap orang di antara kamu sekalian melakukan kesalahan,
dan sebaik-baik orang
yang melakukan kesalahan adalah yang bertaubat.”
(HR. Ahmad)

Dosa dan kesalahan yang dilakukan oleh manusia
akan mengotori hatinya,
bagaikan noda hitam di atas kain putih,
tiada yang dapat membersihkannya
kecuali taubat.

Rasulullah SAW menyebut di dalam haditsnya
yang diriwayatkan oleh Ahmad.
Rasulullah SAW bersabda:

“Orang yang meminta ampun dari dosa
seperti orang yang tidak berdosa”.
(HR. Bukhari)

Dan Allah berfirman;
“Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertaubat
dan menyukai
orang-orang yang menyucikan diri.”
(Q.S. Al Baqarah: 222)

Arnussa 1427 004

Sebenarnya syetan telah menipu
dan menjebak kita
dan memenuhi kehidupan kita,
dengan berbuat maksiat,
sehingga menyesatkan kita dari jalan Allah,
menjauhkan kita dari jalan keselamatan
semua perdayaan syaitah itu,
membukakan bagi kita pintu-pintu jahannam
dan syaithan melakukan semua itu bujuk rayunya
sehingga manusia terjerumus
ke dalam jurang kemaksiatan
hingga penuh berlumur dosa.  Seyogyanyalah kita untuk segera mengetuk pintu taubat mengharap maghfirah Allah.

Tidak ada kata putus asa
tidak ada istilah terlambat ..
dalam bertaubat
untuk menuju kepada Allah
meski dosa-dosa telah memenuhi kolong langit.

Allah adalah tuhan seluruh makhluk
yang menciptakan semuanya…
selalu menguji dan menyileksi amal
dan perbuatan hamba-hamba Nya….

Barangsiapa yang banyak dosanya
dan ia ingin bertaubat
maka pintu taubat selalu terbuka ….

Namun …
ambil mengertilah dengan syarat taubat itu …

1. harus menghentikan maksiat …
dan menyesali perbuatan yang telah terlanjur dilakukan.

2. harus berniat sungguh-sungguh…
untuk tidak mengulanginya lagi.
Dan, manakala dosa yang pernah ia lakukan itu
adalah berhubungan dengan hak manusia …
maka taubatnya ditambah dengan syarat yang ketiga ini …

3. harus menyelesaikannya dengan orang yang berhak
dengan meminta maaf kepadanya,
atau meminta kehalalan atau ridha…
atau mengembalikan apa yang harus ia kembalikan.

Di antara keutamaan yang didapat
oleh orang-orang yang bertaubat ialah …
Allah menyibukkan para malaikat-Nya
agar memintakan ampunan bagi mereka
yang bertaubat itu …
dan malaikat berdoa kepada Allah
mengharapkan Allah melindungi mereka
dari siksaan neraka jahannam,
lalu memasukkan mereka yang bertaubat itu ..
ke surga yang penuh dengan kenikmatan,
dan mendinding mereka yang telah bertaubat itu
dari kejahatan dan kesalahan.

Para malaikat yang membawa ‘Arsy di langit
juga sibuk memintakan ampunan
bagi orang-orang yang bertaubat ….

Allah berfirman:
“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arasy
dan malaikat yang berada di sekelilingnya
bertasbih memuji Rabbnya …
dan mereka beriman kepada-Nya
serta memintakan ampun
bagi orang-orang yang beriman
(seraya mengucapkan),
Ya Rabb kami …,
Rahmat dan Ilmu-Mu meliputi segala sesuatu,
maka berilah ampunan ….
kepada orang-orang yang bertaubat
dan orang yang mengikuti jalan Engkau
dan peliharalah mereka …
dari siksaan neraka yang menyala-nyala.
Ya Rabb kami …,
dan masukkanlah mereka …
ke dalam sorga ‘And
yang telah Engkau janjikan kepada mereka
dan telah Engkau janjikan pula
untuk orang-orang yang shaleh
di antara bapak-bapak mereka,
dan istri-istri mereka,
dan keturunan mereka semua.
Sesungguhnya Engkaulah …
yang Maha Perkasa
lagi Maha bijaksana,
dan peliharalah mereka
dari (balasan) kejahatan …
Dan….,
menjadi orang-orang yang Engkau pelihara
dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu,
maka sesungguhnya
telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya
dan itulah kemenangan yang besar. ”
(Q.S. Al Mukmin: 7-9)

Cukup banyak ayat-ayat di dalam Kitab Allah
yang mengabarkan diterimanya taubat
orang-orang yang bertaubat,
kalau memang taubat mereka itu tulus dan benar,
yang tentunya dengan cara-cara tertentu
yang telah diberikan tuntunan
oleh Allah dan Rasulullah jua…

Penerimaan taubat ini dilandaskan kepada karunia,
ampunan dan rahmat Allah,
yang tidak akan menyempit
karena keberadaan seseorang yang durhaka,
seperti apapun kedurhakaannya itu.

Terlebih lagi ….
orang yang bertaubat
dan juga memperbaiki diri …
serta beramal shaleh.

Tidak kurang dari sebelas tempat
di dalam Al Qur’an,
Allah mensifati diri-Nya
dengan sebutan at Tawwab
(Maha Menerima Taubat).

Kita akhiri pembahasan ini
di pagi ini menjelang dhuha ..
dengan firman Allah :
“ Sesungguhnya taubat di sisi Allah
hanyalah taubat bagi orang-orang
yang melakukan kejahatan
lantaran kejahilan,
yang kemudian mereka bertaubat
dengan segera …..
Maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya.
Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana.
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah
dari orang-orang yang melakukan kejahatan
yang hingga apabila telah datang ajal kepada seseorang,
barulah ia mengatakan,
“ Sesungguhnya aku bertaubat sekarang ”.
Dan tidak pula diterima taubat
orang-orang yang mati
sedang mereka dalam kekafiran.
Bagi orang-orang itu
telah Kami sediakan siksa yang pedih. ”
(Q.S. An Nisaa’: 17-18)

Karena itu janganlah ada
di antara kita yang menunda taubat
hingga hari esok.
Karena maut itu
datang secara tiba-tiba.
Bersegeralah untuk mensucikan jiwa
di mana dan bila saja,
waktunya ada…

Ibnu Qayyim Al Jauziyah dalam bukunya Al Fawaid mengatakan :
“Bila kau berpulang ke alam baqa,
tidak membawa bekal taqwa,
kau lihat orang-orang yang membawanya
pada hari perhimpunan.
Kau akan menyesal,
karena kau tidak seperti mereka.
Mereka mempunyai persiapan
sedangkan kau tidak memilikinya.”

Allahu A’lam Bishshawab
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi wa barakatuh,
Buya H. Masoed Abidin

Danau Cimpago Padang
Semoga apa yg kita kerjakan, hendaknya diridhai oleh Allah Swt. Semoga buya sehat selalu dan bisa terus menyampaikan dakwahnya di fb ini… . FB tidak bersalah, tapi oknum2 yg berbuat tak senonoh yg merusak fb.. sehingga muncul fatwa haram. Lanjutkan terus buya…Edi Erwin pada 31 Mei 9:30
Alhamdulillah, terima kasih Buya… Hendy Damanik pada 31 Mei 9:41
ASSALAMUALIKM BUYA…. SALM KENAL….Lisna Ova pada 31 Mei 14:03
Terimakasih tausiahnya Buya, semoga Buya senantiasa sehat walafiat dan kami bisa terus mendapatkan tausiah dari Buya… Anita Kencanawati pada 31 Mei 14:15
Terima kasih buya atas pencerahannya.. mudaha-mudahan kita termasuk kedalam kelompok ummat yang selalu bertaubat, amiinn.. Nurlaila Zai pada 31 Mei 17:05
Terima kasih tausiahnya buya, semoga kita tetap menjadi umatNya yang senantiasa bertaubat memohon magfirahNya. Amiiiin. Subardini Adek pada 31 Mei 19:47
Terima kasih Buya atas dakwahnya. Manfaatkan terus Buya fasilas FB ini untuk berdakwah, sarana yang baik sekali tersedia untuk mengingatkan ummat yang selalu lupa bertobat, apalagi saat globalisasi sekarang, banyak orang melakukan hal yang tidak benar karena terdesak keadaan. Tanpa disadari sudah banyak berbuat kesalahan yang perlu diingatkan terus menerus. Semoga dakwah Buya ini dapat menyadarkan ummat yang sudah banyak melenceng. Amiiiin. Razali Nazir pada 31 Mei 21:34
Terimakasih Buya, notesnya telah memberikan pencerahan kepada kalbu saya. Semoga kami2 semua menjadi insan yang selalu berusaha untuk membersihkan hati dan diri dan tidak lupa selalu bertobat…amin.
Buya teruslah berdakwah melalui Fb ini seperti ajakan teman2, karena dalam kehidupan kami kadang kami lupa …terimaksih Buya, semoga Allah selalu mengaruniakan kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan untuk Buya dan keluarga. amiiin ya Gusti…wassalam. Intan Munajat pada 31 Mei 21:58
potonya indah sekali, dimana itu Buya? terimakasih.Intan Munajat pada 31 Mei 21:58
Terimakasih buya… Dyan sangat butuh penyejuk rohani seperti yang buya Tag kan ini…
semoga Allah selalu membuka kan pintu maaf dan Ampunannya untuk umat yang lalai seperti ananda buya ini. Jazzakillah Khair buya. Dyan Eka Putri pada 31 Mei 22:30

Satu pemikiran pada “INGIN TAUBAT JANGAN DITUNDA-TUNDA … SEGERAKAN BERSIH DIRI LAHIR BATHIN .. !!!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s