Rumah Gadang di Solok Selatan

http://www.antara-sumbar.com

Padang Aro, (ANTARA) – Pemkab Solok Selatan (Solsel) Sumbar “menjual”
rumah-rumah “tempo doeloe” di daerahnya di pasar wisata lokal dan nasional, karena memiliki keunikan dan bersejarah sehingga diyakini menarik minta wisatawan.

Ratusan rumah-rumah bersejarah tetap terjaga di Solsel dan diperkenalkan di pasar wisata sebagai daya tarik daerah ini, kata Bupati Solsel, Syafrizal di
Padang. Aneka gambar rumah-rumah tempo doeloe yang bersejarah itu kini dipamerkan pada stand Kabupaten Solsel di Pekan Budaya Sumbar 2007.
Rumah-rumah itu antara lain, “Rumah gadang (rumah adat) Durian Taruang”
berlokasi sekitar 500 meter dari ibukota Solsel Padang Aro. Rumah ini
merupakan istana raja dan Putri Intan Juri serta rumah gadang pertama yang dibangun di Nagari Durian Tarung, ratusan tahun lalu.

Hingga kini rumah gadang tersebut masih tetap berfungsi sebagai tempat
penyelenggaraan upacara adat dan pesta perkawinan anak keturunan Raja Intan Juri.

Kemudian, rumah gadang “Datuak Rajo Disambah” 49 kilometer dari Padang Aro yang memiliki atap bagonjong lima, beranjungan satu dan merupakan rumah adat khas Sungai Pagu, Solsel. Dalam rumah ini banyak tersimpan peninggalan adat budaya bernilai tinggi yang hanya digunakan pada saat penyelenggaraan upaya adat.
Selanjutnya, di daerah “1000 Rumah Gadang” sebagai perkampungan tradisional masyarakat Alam Sarambi Sungai Pagu di Nagari Koto Baru, 33 kilometer dari Padang Aro. Di perkampungan ini terdapat banyak rumah gadang sehingga dinamakan “1000 Rumah Gadang” yang tersebar di segala penjuru kawasan dengan panorama ribuan atap bagonjong yang tinggi menjulang.

Rumah bersejarah lainnya, bangunan Ustano Rajo Balun di Jorong Balun, 47
kilometer dari Padang Aro yang merupakan kediaman keluarga raja adat Alam Serambi Sungai Pagu. Rumah gadang ini berbentuk istana serambi Aceh dengan posisi menghadap ke Timur dan di dalamnya menyimpan banyak peninggalan kuno seperti naskah Balun, perlengkapan penobatan raja, peralatan sekapur sirih dan peralatan makan raja.

Berikutnya, Rumah Gadang 21 ruang di Nagari Abai, 40 kilometer dari Padang Aro. Rumah ini memiliki 21 ruang memanjang dengan arsitektur bagonjong dan dikenal sebagai rumah gadang terpanjang di Sumbar.

Rumah ini difungsikan sebagai tempat penyelenggaraan acara adat dan kesenian batombe serta pesta perkawinan. Rumah tersebut tidak digunakan untuk tempat tinggal keluarga, tetapi bagi laki-laki yang belum mampu membuat rumah sendiri dan bisa tinggal sementara di tempat itu.

Di Solsel juga terdapat rumah perjuangan Pemerintah Darurat Republik
Indonesia (PDRI) berlokasi di Nagari Bidar Alam, 26 kilometer dari Padang
Aro. Secara historis Solsel menyimpan berbagai bukti sejarah bangsa dan Nagari Bidar Alam pernah menjadi pusat PDRI tahun 1949 serta di rumah tersebut digunakan sebagai pos keamanan dan tempat sidang-sidang kabinet PDRI.

Satu kilometer dari rumah itu terdapat tugu PDRI sebagai saksi sejarah
perjuangan Presiden PDRI saat menyelamatkan negara Indonesia dalam keadaan darurat tahun 1949.
Solsel juga memiliki bangunan masjid tua bersejarah yakni “Masjid Aso Kurang 60” di Nagari Pasir Talang, 49 kilometer dari Padang Aro. Masjid dibangun 200 tahun lalu oleh 60 orang ninik-mamak (tokoh adat).

Namun dalam perjalanan pembangunannya seorang ninik mamak meninggal dan tinggal 59, sehingga di namakan “Masjid Aso Kurang 60”. Masjid ini merupakan simbol masyarakat setempat karena dianggap sebagai
bangunan pertama di Alam Serambi Sungai Pagu. Pada awalnya masjid ini
beratap ijuk dengan empat tingkat sebagai lambang empat suku di Nagari itu.

Dinding masjid dari kayu penuh ukiran bungai teratai berkombinasi dengan
rebung, Mimbarnya bertingkat dan dilengkapi beduk besar. Masjid dengan
ukuran 15,5 x 14 meter itu pada bagian belakang mi’raj nya terdapat makam
Syech Maulana Sofi dengan ukuran 4 x 2,75 meter.
—–
 Lihat juga: http://www.solok-selatan.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s